Site icon savanaparadise.com

Anggota DPRD Ende, Vinsen Sangu Desak Pemerintah Segera Realisasikan Honor GTT dan Insetif Nakes Sukarela

Ende, Savanaparadise.com,– Anggota DPRD Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu mendesak Pemerintah Kabupaten Ende segera realisasikan honor Guru Tidak Tetap (GTT) dan insetif tenaga kesehatan sukarela.

Hal itu dikatakan Vinsen Sangu saat Rapat Paripurna I, Masa Sidang III DPRD Kabupaten Ende, Tahun Sidang 2020/2021, pada Senin (9/8/21).

Rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020 tersebut di pimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Ende, Emanuel Erikos Rede, yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Ende, Djafar Achmad, Sekretaris Daerah, Agustinus G. Ngasu, dan sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Ende.

Selanjutnya Vinsen menilai, Pemerintah sepertinya mengabaikan nasib Guru Tidak Tetap yang telah mencerdaskan anak bangsa.

“Ada apa di Ende ini,  kalau urus proyek cepat sekali,  tapi kalau nasib para Guru yang telah mencerdaskan anak bangsa dan meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini di abaikan “, kritik Vinsen.

Vinsen juga menyentil Pemerintah yang sulit membedakan mana kebutuhan yang perlu di prioritaskan dan mana yang diabaikan.

“Memangnya begitu sulitkah kita membedakan yang mana perlu di prioritaskan?”, tanya Vinsen.

Karena itu, Vinsen meminta agar Bupati Segera perintahkan Dinas P dan K untuk segera merealisasikan honor para GTT.

“Saya minta, usai ini, Bapak Bupati segera perintahkan Kadis P dan K untuk segera realisasikan honor GTT”, tegas Vinsen.

Usai menyoroti honor Guru Tidak Tetap yang sudah 6 bulan belum di bayar Pemerintah, Vinsen juga menyoroti insetif Tenaga Kesehatan Sukarela yang kurang diperhatikan Pemerintah.

Kata Vinsen, para Nakes sukarela juga turut ambil bagian mempertaruhkan nyawanya dalam mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, namun sayangnya kesejahteraan mereka kurang diperhatikan.

“Dan yang terakhir tolong perhatikan insetif tenaga sukarela. Tidak bisa lagi mereka yang bertarung nyawa di garda terdepan, kemudian tidak ada perhatian terhadap nasib mereka”, pungkasnya.

Penulis: Chen Rasi

Exit mobile version