Site icon savanaparadise.com

Ada 14 ODP Coronavirus di Kota Kupang, Manggarai Barat 7

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Dinas Kesehatan Provinsi NTT merilis jumlah warga NTT yang masuk daftar ketegori orang dalam pemantuan &lpar;ODP&rpar; Coronavirus&period; Dari kurun waktu tanggal 3 Maret 2020 sampai dengan tanggal 18 Maret 2020&comma; sudah ada 24 warga NTT yang masuk daftar ketegori ODP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT&comma; dr&period; Dominggus Mere merincikan daerah atau kota yang memiliki kriteria ODP yakni Kota Kupang ada 14 orang&comma; Kabupaten Kupang 1 orang&comma; Kabupaten Lembata 2 orang dan Kabupaten Manggarai Barat ada 7 orang&period; Dengan demikian&comma; jumlah totalnya ada 24 orang&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Sebagaimana yang kami laporkan kemarin siang &lpar;Rabu&comma; 18 Maret 2020&comma; red&rpar; baru ada 15 orang dalam pemantauan &lpar;ODP&rpar;&period; Dan berdasarkan data update oleh teman-teman di 22 kabupaten&sol;kota dan melaporkan situasi terakhir terkini di NTT ada 24 orang&comma;&&num;8221&semi; kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT&comma; dr&period; Dominggus didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT&comma; Marius A&period; Jelamu kepada wartawan di Media Center Kantor Gubernur NTT&comma; Kamis &lpar;19&sol;3&sol;2020&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menjelaskan&comma; saat ini Pemerintah Provinsi NTT akan terus mengupdate orang dalam pemantuan &lpar;ODP&rpar;&period; Virus corona ditetapkan sebagai penyakit pandemi global atau kedaruratan global kesehatan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dengan melihat kondisi terakhir dan kita mengupdate kejadian Covid-19 dari waktu ke waktu di NTT&period; Sampai dengan tadi malam &lpar;Rabu&comma; 18 Maret 2020&comma; red&rpar; pukul 19&period;00 WITA&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk di Kota Kupang lanjutnya&comma; saat ini pasien yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah &lpar;RSUD&rpar; Prof&period; W&period;Z Johanes Kupang sampai dengan kemarin sore masih satu orang yang dirawat&period; Dan pada hari ini &lpar;Kamis&comma; 19 Maret 2020&rpar; ada satu pasien lagi yang akan dirujuk dari Rumah Sakit Siloam ke RSUD Johanes Kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut kata dia&comma; melalui rapat koordinasi gugus tugas&comma; Ketua Badan Penanggulangan Bencana Covid-19 Daerah Provinsi NTT dimana sudah melakukan rapat koordinasi dengan semua stackholder terkait masalah itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sebagai Kepala Dinas Provinsi NTT&comma; saya mengundang seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten&sol;Kota dan seluruh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten&sol;Kota untuk hadir&period; Hal ini dilakukan untuk kita semua memahami kebijakan&comma; arahan dan pelaksanaan penanggulangan Covid-19 di wilayah masing-masing&&num;8221&semi;&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version