Site icon savanaparadise.com

52 TKI Asal NTT Meninggal di Malaysia

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;07&sol;death-theplaidzebra-com&period;jpg" alt&equals;"death-theplaidzebra-com" width&equals;"670" height&equals;"376" class&equals;"aligncenter size-full wp-image-236683" &sol;> &NewLine; &NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;-Sebanyak 52 orang Tenaga Kerja Indonesia &lpar;TKI&rpar; asal Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; dilaporkan meninggal dunia di Malaysia&period; Sebagian besar TKI yang meninggal dunia direkrut secara ilegal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Badan Nasional Perekrutan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia &lpar;BNP2TKI&rpar; Provinsi NTT Tato Tirang menjelaskan pada 2015&comma; TKI asal daerah itu yang meninggal dunia sebanyak 23 orang dan 2016 sebanyak 29 orang&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;TKI legal asal NTT yang ada di Malaysia mencapai 5000-an orang&period; TKI yang ilegal malah lebih banyak&comma; tapi kami hanya mendata yang legal saja&comma;” kata Tato di Kupang&comma; Senin &lpar;25&sol;7&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setiap warga negara Indonesia yang bekerja di luar negera harus memiliki dokumen resmi baik dari pemerintah maupun perusahaan yang merekrutnya&period; Jika ada tenaga kerja yang tidak memiliki dokumen&comma; atau dokumennya dipalsukan maka itu adalah ilegal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakan&comma; BNP2TKI hanya melayani tenaga kerja yang terdaftar di dinas tenaga kerja tingkat kabupaten&sol;kota&period; Jika TKI yang tidak terdaftar di dinas tenaga kerja kabupaten&sol;kota maka BNP2TKI tidak akan melayani karena itu jelas ilegal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami harap setiap calon TKI yang mau bekerja di luar negeri harus melalui jalur resmi agar memperoleh dokumen lengkap&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia mengakui sebagian besar TKI yang meninggal dunia di Malaysia dilaporkan sakit&comma; namun ada juga yang bunuh diri&period; Meski begitu&comma; TKI yang meninggal dunia karena sakit atau bunuh diri&comma; tidak mendapat asuransi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sesuai aturan&comma; yang berhak mendapat asuransi adalah TKI yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja&period; Setiap tenaga kerja yang meninggal dunia berhak mendapat asuransi kemalangan&period; &lpar;Dis Amalo&sol;SHnet&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version