<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<figure id="attachment_224151" aria-describedby="caption-attachment-224151" style="width: 511px" class="wp-caption aligncenter"><img src="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2016/06/FB_IMG_1466860256841-1.jpg" alt="Foto Rahmat Adinata" width="511" height="378" class="size-full wp-image-224151" /><figcaption id="caption-attachment-224151" class="wp-caption-text">Foto Rahmat Adinata</figcaption></figure>
<p>Kupang, Savanaparadise.com,- Sudah lebih dari sepekan hama belalang menyerang sebagian tanaman warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Bupati Sumba Timur Gidion Mbiliyora kepada Kompas.com, Rabu (29/6/2016) malam mengatakan, ada empat kecamatan yang diserang belalang, yakni Rindi, Pahunga Lodu, Kahaungu Eti, dan Haharu.</p>
<p>Di Haharu, belalang hijau telah ditangani hingga tuntas. Adapun di tiga kecamatan lain, belalang kembara masih menyerang tanaman petani.</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>&#8220;Potensi kerusakan tanaman petani bisa sekitar seratus hektar lebih, kalau tidak secepatnya ditangani,&#8221; kata Gidion.</p>
<p>&#8220;Kalau tanaman petani kebanyakan sudah panen, sehingga belum ada kerugian. Tapi kalau tidak ditangani secara tuntas, bisa menyebabkan kerugian sampai ratusan juta Rupiah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Secara terpisah, anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa, meminta pemerintah setempat dapat memanfaatkan dana tanggap darurat guna mengantisipasi serangan belalang.</p>
<p>Ia mengatakan, belalang yang sudah menyerang dalam beberapa pekan terakhir akan berdampak pada gagal panen dan rawan pangan.</p>
<p>&#8220;Saya kira Pemerintah Provinsi NTT dengan kewenangan yang ada segera lakukan tindakan konkret terhadap situasi yang mengancam sendi kehidupan masyarakat apalagi situasinya mengalami eskalasi berisiko seperti ini,&#8221; kata politisi PDI Perjuangan tersebut.</p>
<p>Ia meminta kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait agar segera memantau dan mengambil tindakan konkrit terhadap ancaman hama belalang kumbara di Sumba Timur, sehingga tidak berdampak luas.</p>
<p>Salah seorang warga Kecamatan Kahaungu Eti, Ariance Ina Rohi, Rabu (15/6/2016) pekan lalu mengatakan, ribuan belalang kecil memenuhi badan jalan raya sehingga membuat warga merasa resah.</p>
<p>&#8220;Belalang ini mulai bermunculan sejak beberapa minggu yang lalu dan memenuhi badan jalan raya, sehingga kita yang melintas pun menjadi risih karena jumlahnya sangat banyak,&#8221; kata guru Sekolah Dasar Yubuwai itu.</p>
<p>Ia berharap pemerintah setempat bisa mengambil tindakan agar belalang tersebut tidak menyebar dan merusak tanaman kebun dan pertanian warga.(Kompas.com)
</p>
