Site icon savanaparadise.com

280.000 Sapi dan Kerbau Akan dikembangkan di NTT

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Pemerintah daerah &lpar;Pemda&rpar; se-Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; diminta untuk menyiapkan lahan peternakan secara terpadu dalam mendukung suksesnya program swasembada daging 2014 mendatang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Apalagi pemerintah pusat akan mengimpor sapi betina produktif untuk diberikan kepada petani peternak di NTT untuk mewujudkan tekad menjadikan NTT sebagai gudang ternak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Pusat Karantina Hewan&comma; Badan Karantina Pertanian&comma; Sujarwanto pada seminar dan sosialisasi bertajuk &OpenCurlyDoubleQuote;Kebijakan dan Strategi Pencapaian Program Nasional Swasembada Daging Sapi dan Kerbau dan NTT sebagai Provinsi Ternak 2014” di Kupang&comma; Rabu &lpar;18&sol;7&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dia menjelaskan&comma; konsumsi daging nasional tahun ini ditargetkan sebanyak 340&period;000 ton atau 283&period;000 ekor sapi&period; Jumlah konsumsi ini tidak sebanding dengan persediaan di tingkat masyarakat petani peternak&period; Selama ini&comma; pemerintah masih mengimpor dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging sapi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tahun 2012&comma; produksi daging lokal baru mencapai 399&comma;32 ton atau 82&comma;5 persen dari total kebutuhan daging dalam negeri&period; Jumlah itu diharapkan terus meningkat menjadi 507&comma;06 ribu ton pada 2014 atau 90&comma;3 persen dari total kebutuhan daging&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sujarwanto menyampaikan&comma; untuk meningkatkan persediaan sapi nasional&comma; pemerintah akan mengimport sapi betina produktif yang nantinya diserahkan kepada peternak yang telah disiapkan oleh pemda&comma; termasuk di NTT&period; Sehingga usaha peternakan di NTT bisa berkelanjutan dan terwujudnya NTT sebagai gudang ternak&period; Rencananya&comma; pihak swasta menyiapkan 280&period;000 ekor sapi untuk dikembangkan di NTT&period; Pengembangan sapi ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan masyarakat yang selama ini sebagai peternak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain bantuan sapi&comma; lanjutnya&comma; juga dilaksanakan program lahan peternakan terpadu&period; Untuk hal ini&comma; pemda melalui para bupati se-NTT diminta untuk menyiapkan lahan&period; Sehingga tidak terjadi kendala ketika dilakukan investasi besar-besaran peternakan di NTT oleh pihak investor&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Butuh dukungan masyarakat dan pemda se-NTT agar kontribusi NTT terhadap swasembada daging tahun 2014 sebagaimana harapan Presiden SBY bisa terwujud&comma;” ujar Sujarwanto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Dinas Peternakan NTT&comma; Semuel Rebo menjelaskan&comma; untuk sukseskan swasembada daging sapi dan kerbau &lpar;PSDSK&rpar; pada 2014&comma; disiasati melalui lima kegiatan pokok dan 13 langkah operasional antara lain&comma; peningkatan populasi&comma; penyediaan daging&sol; bangkalan ternak lokal&comma; peningkatan produktivitas dan reproduktivitas ternak lokal&comma; penyediaan bibit ternak lokal serta pengaturan stok&comma; distribusi ternak dan daging&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Semuel menambahkan&comma; penurunan alokasi impor daging telah diperhitungkan dengan tingkat pertumbuhan perekonomian&comma; pertambahan penduduk dan elastisitas permintaan&period; Selain itu dipertimbangkan dari aspek-aspek teknis pertumbuhan populasi&comma; kelahiran dan kematian ternak&period;<strong>&lpar;Rey&sol;Cha<&sol;strong>&rpar;<&sol;p>&NewLine;<h1><&sol;h1>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version